Kamis, 10 Maret 2016

PEE WEE GASKINS

Kali ini gua akan posting tentang band favorite gua dari kelas 6 SD sampai sekarang yaitu PEE WEE GASKINS. Pertama kali gua liat band ini pas lagi nonton tv acara musik dahsyat, gua mau sharing tentang perjalanan PEE WEE GASKINS di kancah musik Indonesia.











PEE WEE GASKINS


PEE WEE GASKINS adalah salah satu kelompok musik asal Indonesia. Personil PEE WEE GASKINS terdiri dari Alditsa Sadega (Bass, vokal), Fauzan (Gitar, vokal), Harry Pramahardika (Gitar), Reza Satiri (Syntheizer), Renaldy Prasetya (Drum). Para penggemar band ini biasa disebut Party Dork, Dorkzilla, dan Tatiana. Nama PEE WEE GASKINS sendiri berasal dari nama seorang pembunuh berantai, Donald Pee Wee Gaskins. Karena ia bertubuh kecil maka sering dipanggil '' Pee Wee''. Maka diambil filosofi nama PEE WEE GASKINS: keciil kecil bisa membunuh banyak orang. Pada awalnya PEE WEE GASKINS proyek dari Dochi (Alditsa Sadega). Ia merekam sendiri beberapa lagu yang ia buat dalam format akustik, kemudian ia memilki pemikiran untuk membawakan lagu - lagu tersebut di dalam sebuah band. Dipilihlah lagu berjudul Here Up On The attic untuk direkam untuk format band, dan semua instrumentnnya dimainkan sendiri. Hingga akhirnya Dochi berhasil mengumpulkan 4 orang teman lainnya untuk membentuk sebuah band, PEE WEE GASKINS.

Mereka juga engga lepas dari haters. Sekitar tahun 2010, PEE WEE GASKINS mengalami fase berat. Mereka kerap mendapat fitnah dan cibiran dari kelompok yang mengusung nama Anti Pee Wee Gaskins. Bukannya mati, karier PEE WEE GASKINS terbilang langgeng sampai detik ini. Dalam perjalanannya, PEE WEE GASKINS tumbuh menjadi grup musik yang memiliki basis penggemar yang paling banyak dan masif.

Menurut, sang basist Dochi Sadega, mereka bisa lepas dari jerat para haters dan terus eksis. " Jadi semakin gua respons semakin nambah (haters). Jadi gua mengurangi waktu membalas mereka dan akhirnya PEE WEE GASKINS main di Filipina, Malaysia. Dochi lantas mengenang masa masa saat PEE WEE GASKINS fitnah dan keji yang berujung perlakuan brutal secara fisik "ujar Dochi di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (10/03/2016)

" Kalau sekarang udah engga ada, terakhir di 2010 - an. Jasi waktu kita manggung di Surabaya, seminggu sebelum manggung ada isu PEE WEE GASKINS bakar bendera Bonek ( kelompok suporter Persebaya) gitu. Jadi kami agak ngeri gitu. Haters sudah sudah mulai kreatuf merncari alasan. Yang parahnya pernah manajer kita waktu kita naik taksi habis mengantar kami interview di radio. Terus taksi kita digedor orang pake naik motor. Pas dia keluar dipukuli, " papar Dochi. Lepas dari semua yang pernah menimpa, PEE WEE GASKINS tak begitu saja patah semangat. 

Mereka malah menambah solid dan tetap berkarya dengan 3 full album dan 4 EP
yang mereka keluarkan..
full album
1. The Sophomore
2. Ad Astra Per Aspera
3. A Youth Not Wasted

EP
1. Stories From Our Highshool Years
2. You And Going A South 
3. Transit EP
4. 2014 EP

Dari kelas 6 SD sampai gua kuliah, gua tetap suka PEE WEE GASKINS yang perjalanannya penuh dengan tantangan tapi tetap solid dan cuma 1 kali pergantian personil. Band PEE WEE GASKINS, inspirasi gua waktu pas jaman gua masih ngeband hehehe. Ternyata eh ternyata pas gua masuk kuliah di president university temen temen kelas gua juga sama pada suka sama PEE WEE GASKINS. Kadang kadang kita suka pada ngeband  sambil bawain lagu lagu PEE WEE GASKINS 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar